| Home
| About
12.29.08
Posted in Lentera Hati [Peace] at 6:29 am by co-that
Cantik dan bersemangat, itulah kesan pertama saat aku melihat dirimu melintas menutupi sinar mentari,
yang untuk sesaat bayangmu meneduhkan hati dan mendatangkan kesejukan dalam panasnya hari-hariku selama ini.
Entah apakah perasaan ini akan selalu ada atau hanya sesaat singgah dalam waktuku, tapi yang pasti
Dalam “waktu yang sesaat” itu ingin aku selalu mengagumimu, menangkapmu saat engkau mulai kehilangan kesemimbangan dan terjatuh. Dan kedua tangan ini pula yang akan meregangkan sayapmu dan kan menjadi landasan untukmu kembali terbang meninggalkanku, yang akan selalu mengawasi dengan penuh kekaguman hati.
Dalam “waktu yang sesaat” itu ingin aku melakukan hal yang sempurna untukmu, seperti halnya engkau yang selalu menyempurnakan harimu dengan semangat untuk terus terbang, ikut menghiasi dunia dengan menyebarkan serbuk serbuk sari kehidupan, semangat dan harapan dalam “waktu-mu yang sesaat “.
Dan dalam “waktu yang sesaat” itu pula ingin aku dengan tulus berbagi “Donat manis rasa durian” bersamamu
Aku tahu, aku tak kan mampu membuatmu tersenyum dan tertawa lepas, seperti apa yang bisa dilakukan Sahabat-sahabatmu yang lain.
Tapi itu bukanlah masalah buatku, selama aku bisa melihat sebuah tawa lepas yang mereka pastikan dalam setiap harimu.
Tetaplah semangat, semangat yang membuyarkan penilaian naifku tentang dirimu, yang membawa semua hal yang aku benci dan aku hindari.
Tetaplah terbang, jangan berpaling untuk diriku, lakukan tugasmu, hiasi dunia ini dengan senyum dan semangatmu, lupakan aku ada di sini dan menanti, tanpa berharap engkau akan kembali. Dan tak usah engkau ceritakan tentangku pada dunia.
Terima Kasih telah memberikan aku kesempatan untuk hidup dalam “Kenyataan”, dan bukan “Kebohongan” yang selama ini menjadi beban dalam perjalananku.
Terima Kasih pula engkau telah meramaikan hariku, walau untuk “sesaat”, dengan “Senyum dan Kejujuran”.
Trima Kasih.
Sahabatmu Nightelf.
Bedugul, 29 Desember 2008, 04:00 WITA
Saat melihatmu tertidur cantik dan sempurna.
Permalink
12.15.08
Posted in Lentera Hati [Peace], Motivations, Mind, Body and Soul at 8:46 pm by co-that
Kadang Kebahagiaan itu datang dari hal-hal yang selama ini kita anggap sebagai sumber penderitaan, tergantung sejauh mana kita mampu mengendalikan pikiran kita untuk mendefinisakannya suatu penderitaan sebagai suatu kebahagiaan begitu juga
sebaliknya, menempatkan diri di antaranya dan tidak terpengaruh oleh kebahagiaan dan penderitaan itu sendiri secara berlebih.
Saat semuanya terlebur dalam suatu rasa maka yang ada adalah kebahagiaan (atau penderitaan) yang sejati, ketenangan batin, dan pengendalian diri yang sempurna, terlepas dari tangis dan tawa.
Karena sesungguhnya semua bermula dan bersumber dari Diri Sendiri dan akan kembali pula pada Diri Sendiri
Semoga aku sampai di sana
Semoga semua mahluk berbahagia.
Permalink
12.05.08
Posted in Lentera Hati [Peace], Motivations at 7:44 pm by co-that
Suatu malam seorang ayah dan putranya duduk di sebuah ruangan gelap.
Sang putra bertanya kepada ayahnya, “Yah….akut takut gelap.
Bagaimana kita mengusirnya Yah..?”
“Nyalakalah lilinnya nak…”, sahut sang ayah.
Si putra itupun menyalakan lilin, dan berseru: “Wow…sekarang si gelap sudah pergi, bukankah begitu Yah…?”
“Benar putraku,” sahut ayahnya.
Tapi tak lama berselang, si anak meniup lilin itu.
“Oh, gelap lagi Yah….Aku takut.”
“Nyalakan lagi lilinnya nak…”, suruh ayahnya, yang segera dituruti oleh si anak.
“Ah…sekarang kegelapan sudah hilang”.
Begitulah, si anak bermain sulut-tiup-sulut-tiup untuk beberapa lama.
Setelah membiarkannya bermain beberapa lama, sang ayahpun
berkata: “Putraku, selama masih ada kegelapan, engkau harus tetap menyalakan lilin. Bila engkau tiup, kegelapan akan menyelimuti lagi.
Akan tetapi, manakala matahari telah bersinar nanti, engkau tak membutuhkannya lagi. Engkau sudah bisa menikmati cahaya sepanjang hari, dari cahaya yang paling benderang di tata-surya ini.”*)
Begitulah, persoalan yang masih perlu dihadapi hanyalah, bagaimana menjaga nyala kesadaran yang baru disulut itu agar tidak padam lagi, mengingat kuatnya “hembusan angin”, atau bahkan “topan-badai”, bagi sementara orang. Untuk beberapa lama, mungkin mereka yang baru dinyalakan kesadarannya butuh dampingan seorang “pelindung”, yang juga merangkap sebagai penuntun untuk mengembangkan ketahanan- kesadarannya. Dan segera setelah mereka bisa menjaganya sendiri, melindungi dirinya sendiri, semua itu tak diperlukan lagi. Walaupun masih tertatih-tatih, mereka sudah mulai bisa berjalan sendiri.
*) Diinterpretasikan dari “Parables of Sivananda”.
Permalink
10.03.08
Posted in Motivations, Music and Art at 12:14 am by co-that
Tadinya ingin memilih Gigi, Ungu atau Nyanyian Dharma-nya Bujana.. tapi sepertinya pilihanku jatuh pada…
Laskar Pelangi by Nidji
Mimpi adalah kunci
Untuk kita menaklukkan dunia
Telah hilang
Tanpa lelah sampai engkau
Meraihnya
Laskar pelangi
Takkan terikat waktu
Bebaskan mimpimu di angkasa
Raih bintang di jiwa
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada yang kuasa
Cinta kita di dunia..
Selamanya…
Cinta kepada hidup
Memberikan senyuman abadi walau kadang ini tak adil
Tapi cinta lengkapi kita
Laskar pelangi
Takkan terikat waktu
Jangan berhenti mewarnai..
Jutaan mimpi di bumi
Menarilah dan terus tertawa
Walau dunia tak seindah surga
Bersyukurlah pada yang kuasa..
Cinta kita di dunia..
Selamanya
Permalink
09.22.08
Posted in Music and Art at 10:54 am by co-that
A lonely road, crossed another cold state line
Miles away from those I love
Purpose hard to find
While I recall all the words you spoke to me
Can’t help but wish that I was there
Back where I’d love to be, oh yeah
Dear God the only thing I ask of you
Is to hold her when I’m not around
When I’m much too far away
We all need that person who can be true to you
But I left her when I found her
And now I wish I’d stayed
‘Cause I’m lonely and I’m tired
I’m missing you again, oh no
Once again
There’s nothing here for me on this barren road
There’s no one here while the city sleeps
And all the shops are closed
Can’t help but think of the times I’ve had with you
Pictures and some memories will have to help me through, oh yeah
Dear God the only thing I ask of you is
To hold her when I’m not around,
When I’m much too far away
We all need that person who can be true to you
I left her when I found her
And now I wish I’d stayed
‘Cause I’m lonely and I’m tired
I’m missing you again oh no
Once again
Some search, never finding a way
Before long, they waste away
I found you, something told me to stay
I gave in, to selfish ways
And how I miss someone to hold
When hope begins to fade…
A lonely road, crossed another cold state line
Miles away from those I love
Hope is hard to find
Dear God the only thing I ask of you is
To hold her when I’m not around,
When I’m much too far away
We all need the person who can be true to you
I left her when I found her
And now I wish I’d stayed
‘Cause I’m lonely and I’m tired
I’m missing you again oh no
Once again
Permalink
« Previous entries